Halo, teman-teman semuanya.
Kenalkan, namaku Huud. Aku tinggal di Surabaya. Sehari-hari
aku biasa diajak bermain dan belajar bareng Bunda dan Ayahku. Macam-macam deh, permainan
kami. Kadang aku diajak pergi ke taman, atau ke perosotan yang ada di mall. Di lain
waktu, aku diajak untuk melihat Kereta Api. Trus, Bunda dan Ayah juga mengajak aku jalan-jalan ke puau Madura! Sungguh menyenangkan sekali!
| Aku dan Bunda traveling ke Bangkalan, Madura |
Supaya tenagaku tetap banyak, Bunda memberikan makanan
bergizi untukku.
Yaaaa… kadang aku suka makanan dan kue yang dihidangkan Bunda.
Tapii, kalau disuruh makan sayur, aku suka pilih-pilih, hihii. Bunda beberapa
kali curhat ke Bude Nurul, katanya gini.
Bunda: Huud ini picky eater banget! Suka pilih-pilih
makanan. Kalo nggak cocok, dia nggak mau makan sama sekali.
Bude Nurul: Lhooo… mas Huud harus pintar yaaa, makannya
(Bude menoleh ke arahku). Supaya tumbuh besar dan kuat! Trus, jangan lupa minum
susu yaaaaa
Bunda: Nah, itu dia, Mbak. Huud ini kalo minum susu formula biasa,
yang dari susu sapi itu, perutnya suka bedegelen
(sakit nggak bisa BAB). Gimana ya?
Bude Nurul: Waduh. Kasian banget! Berarti Huud alergi susu
sapi!
Bunda: Duuuh, kalo dia alergi tumbuh kembangnya gimana
dooong? Anakku nanti nggak bisa berprestasi atau piye?
Bunda Nurul: Ehhh, tenang ajaa! Namanya anak alergi tetap
bisa berprestasi kok. Coba deh, minum Morinaga
ChilKid Soya aja.
***
Waaaah, syukurlah. Ternyata ada ya, susu yang ditujukan buat
anak-anak dengan bakat alergi. Bude Nurul dan Bundaku makin semangat diskusi
soal alergi susu sapi ini.
“Jadi gini, Dek. Ada program tahunan yang diinisiasi World
Allergy Organization (WAO). Nama programnya World Allergy Week. Nah tahun ini, topik yang diangkat berfokus pada
Dermatitis Atopik atau Eksim.”
“Ooo gitu. Dermaaa apa itu tadi?”
“Dermatitis Atopik adalah penyakit radang kulit yang tidak
menular dan bisa kambuh secara berkala, tapi juga bisa mencapai titik kronis.
Umumnya, episode pertama terjadi sebelum Si Kecil berusia 1 tahun, yang
selanjutnya bisa hilang dan timbul kembali. Prevalensi jenis kulit Dermatitis
Atopik pada anak diperkirakan mencapai 10%-20%, sementara pada orang dewasa
sekitar 1%-3%.”
“Kaitannya dengan alergi susu sapi gimana ya Mba?”
“Nah, penyebab Dermatitis Atopik ini memang masih belum
dapat seluruhnya dikenali dengan pasti. Namun
dari hasil riset kesehatan, 50% penyebabnya berasal dari faktor eksternal. Di antaranya, kondisi lingkungan sekitar yang terlalu kering, bahan pencetus iritasi
kulit seperti jenis sabun atau deterjen tertentu, debu, rumput serta serbuk
dari tumbuhan berbunga (pollen).
Sementara 50% penyebab lainnya dicetuskan oleh makanan. Ini nih…. ada 8 makanan utama yang dianggap bisa mencetus
alergi. Dikenal dengan istilah THE BIG 8!”
“Apa aja The BIG 8 itu?”
“The BIG 8 itu mencakup:
susu (sapi),
telur,
ikan ,
jenis makanan laut tertentu, missal: udang, kepiting, cumi-cumi
gandum,
kacang tanah,
kacang kedelai,
kacang pohon seperti, walnut, almond, hazelnut, cashew dan
pistachio.
For your information….. alergen protein susu sapi, menjadi
salah satu pencetus paling umum di dunia dengan angka kejadian yang mencapai 2
hingga 7.5%! Dari hasil penelitian juga nih…. 0.5% terjadi pada Si Kecil yang
masih mendapatkan ASI eksklusif, lho. Jadi memang kasus alergi susu formula ini
lumayan banyak terjadi pada anak-anak di seluruh dunia.”
“Oalaaah gitu ya. Gimana cara mencegah alergi pada anak-anak
ya?”
“Aku banyak baca artikel di website gizi dan parenting, terutama di www.cekalergi.com. Kata dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Guru Besar Bagian Anak Alergi dan
Immunologi dari RSCM/FKUI, alergi bisa dicegah kok.
Beberapa tips yang beliau
berikan untuk mencegah alergi yang bersumber dari makanan adalah:
(1). memperkenalkan berbagai jenis makanan sedini mungkin,
(2). memberikan ASI secara eksklusif,
(3). jika bunda tidak dapat memberikan ASI, anak dapat
diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan
protein terhidrolisat parsial
***
Diskusi antara Bundaku dan Bude Nurul semakin intens saja.
“Tadi mbak Nurul menyarankan Huud untuk minum Morinaga ChilKid
Soya. Ini susunya recommended kah?”
“Yoi banget, Dek. Menurut hasil survey yang dilakukan Home
Tester Club terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak usia antara 1-3 tahun
yang alergi susu sapi, hasilnya adalah:
9 dari 10 ibu merasa puas dan merekomendasikan
ChilKid Soya sebagai solusi terbaik alergi.
Itu artinya, ChilKid Soya sesuai
untuk konsumsi Si Kecil yang alergi dan nutrisinya diperkaya, setara dengan
kebaikan susu sapi untuk tumbuh kembang Si Kecil. Jadi kalau rutin mengonsumsi
susu ini bisa banget jadi solusi agar anak alergi tetap bisa meraih prestasi
yang gemilang.”
“Morinaga intens banget ya, kasih edukasi soal alergi?”
“Yap itu sudah jadi komitmen Morinaga. Sebagai salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals, Morinaga
secara berkesinambungan mendukung program tahunan World Allergy Week dengan melalui berbagai program edukasi. Tahun
ini nih, Morinaga mengadakan program Parenting Seminar #MorinagaAllergyWeek skala nasional. Tujuannya
apa? Tentu sebagai program edukasi tahunan untuk meningkatkan pemahaman orang
tua akan alergi dan penyakit lainnya. Juga untuk menggagas pelatihan dan sumber
daya untuk melakukan diagnosa dan tindakan pencegahan alergi.”
![]() |
| Parenting Seminar #MorinagaAllergyWeek |
“Yaaaaahh, aku ketinggalan nggak ikutan seminarnya…..”
“No need to worry! Orang tua tetap bisa mendapatkan edukasi
mumpuni di website www.cekalergi.com. Kamu daftar jadi
member di situ, gih! Buanyaaak artikel yang penting buat menambah info untuk
buah hati kita. Ada resep untuk anak alergi, ada juga live chat dengan doker
anak dan tim Morinaga, tools untuk
mengetahui risiko alergi Si Kecil, macam-macam deh.”
“Sip, siip! Aku jadi semangat banget niiih, walaupun alergi
susu sapi, Huud tetap bisa tumbuh kembang optimal dan #AlergiTetapBerprestasi ya…. “
“Iya dong! Kalau alergi tidak dipahami dan dicegah, maka
tumbuh kembang Si Kecil akan terhambat. Karena kegiatan belajar, bermain serta
aktifitas stimulasinya terganggu. Dan jika alergi tidak diatasi, maka penyakit
seperti Dermatitis Atopik, hanyalah gejala awal alergi dan kondisinya bisa
memburuk yang di kemudian hari bisa muncul penyakit alergi lain seperti asma
dan rinitis alergi. Pokoke kita kudu mengindentifikasi
pemicu dan menghindarinya serta menerapkan perawatan untuk menjaga kelembaban kulit
dengan produk hipoalergenik yang tidak mengandung parfum.”
“Bude Nurul bener-bener rajin baca artikel dari www.cekalergi.com yaaa…”
“Yoiiii! Ini yang aku suka dari #SusuMorinaga . Edukasi seputar
alergi, mulai dari pemahaman, pencegahan dan solusinya, dijembrengin secara
total. Karena kan buanyaaak isu ataupun hoax yang beredar seputar alergi. Hare
gene, kita kudu cari sumber yang terpercaya dong ya.
Yang jelas, Morinaga
Allergy Solution itu solusi alergi untuk Si Kecil melalui sinergi nutrisi
yang tepat, hasil pengembangan PT Kalbe Nutritionals Bersama Morinaga Research
Centre Jepang.
Ada tiga keunggulan, nih….
yang pertama adalah solusi nutrisi untuk mencegah alergi dan
mengatasi alergi susu sapi.
Yang kedua adalah tersedianya produk nutrisi untuk anak dari
lahir sampai usia 12 tahun.
Yang ketiga adalah sinergi nutrisi yang tepat dan mencakup
Brain Care, Body Defense dan Body Growth.
Eniwei, pada dasarnya, alergi
anak dapat diatasi dan orang tua bisa banget kok mencegah timbulnya
penyakit akibat mewarisi bakat alergi dari ortu.”
“Siaaaappp, makasihh banyaaaakk sharing-nya, Bude Nurul…”
“Sama-sama….”
***
Fiuuuuhhh, seneng banget deh, ada Morinaga ChilKid Soya. Aku sukaaaaaa dan susu ini
jadi favoritku! Aku juga bisa bikin susu sendiri lhoooo. Plus bikinkan segelas untuk adikku, Khanza.
https://youtu.be/QqGTX6EM3xY
jadi favoritku! Aku juga bisa bikin susu sendiri lhoooo. Plus bikinkan segelas untuk adikku, Khanza.
https://youtu.be/QqGTX6EM3xY
Jadi... buat teman-teman yang juga alergi susu sapi kayak Huud, jangan khawatir ya :) Bilang sama Bunda dan Ayah untuk menyediakan Morinaga ChilKid Soya buat kita.


















